Senin, 22 Juli 2013

Pengusaha Udang Sukses di Subang

Subang. Seputar Nusantara. Meski akibat dampak bencana Tsunami di negara jepang berimbas pada penundaan ekpsort di Indonesia, namun kondisi tersebut tidak menyurutkan bagi H. Isbadi Sosok seorang pengusaha Udang dan ikan yang tangguh di Blankan, Subang Jawa Barat ini yang sudah menggeluti bisnis tersebut selama kurun tujuh tahun ini.

H.Isbadi optimis meski ada ketertundaan dalam pengiriman ekspor udang Windu ke negara sakura yang sedang di landa bencana dirinya yakin masih ada jalan lain menuju kesuksesan.

‘’ Meski terkadang saya pernah rugi puluhan juta, namun tidak menjadikan hal tersebut jadi patah semangat buktinya saya sekarang ini alhamdulilah omzet bisnis udang dan ikan bisa mencapai 2 ton/perharinya.’’ ungkap H. Isbadi yang di temui wartawan di sela-sela kesibukanya di Blanakan, Subang Jabar, jumat (25/3)
Prospek  bisnis udang windu dan ikan yang di jalankan H.Isbadi terbilang menjanjikan terbukti dalam satu harinya omzetnya mencapai 1-2 ton/hari dan bisa mengirimkan  udang dan ikan yang wilayah pemasaranya ke jakarta dan ekspor ke negara Amerika, korea dan jepang, sedangkan untuk pendistribusianya selain dari wilayah blanakan subang, jabar juga mengambil dari demak jawa, pekalongan jawa tengah.

‘’Untuk pesanan daerah jakarta dan jateng biasanya udang dan ikan di biasakan kepalanya harus utuh jangan sampai putus, sedang untuk ekspor biasanya kepalanya di buang, jika tidak mematuhi pesanan harganya bisa turun, namun bila barangnya bagus hasilnyapun cukup menguntungkan.’’papar H. Isbadi.

Untuk mengurus bisnis ini H. Isbadi dengan di bantu karyawanya yang berjumlah 18 orang pekerja dengan penuh keuletan dan telaten dari mulai proses pembersihan hingga mengemas komoditi Udang yang siap di kirim ke jakarta untuk selanjutnya di eksport ke berbagai negara.

Untuk menggapai segala bsinisnya ke depan H. Isbadi selalu berharap pada pemerintah agar memperhatikan pelaku usaha baik petani udang maupun ikan dalam permodalan supaya kegiatan ekonomi bisnis udang dan ikan lancar sehingga kesejahteraan petani bisa terwujud dengan segera.

Sumber : seputarnusantara.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar