Selasa, 05 Februari 2013

Mochamad Taufiq Wirausahawan Keramik


Wirausahawan yang satu ini merintis usahanya  dengan modal yang sangat kecil, yaitu Rp 20.000. Ia bernama Mochamad Taufiq, memiliki moto hidup yang sederhana yakni pantang menyerah dan kerja keras.Mochamad  taufiq yang kini sukses menjadi pengusaha keramik di plered,Purwakarta yang per bulannya meraup omzet hingga ratusan juta.

Ia hampir tidak memiliki modal untuk memulai usahanya ini yang dirintisnya sejak tahun 1990. Awalnya ia hanya membeli keramik pada para pengrajin , yang ia cat sendiri bersama istrinya.

Dalam permulaan usahanya dia sering bekerja hingga 24 jam untuk memenuhi pesanan pelanggan. Taufiq mengatakan bahwa, dulu persaingan  dalam bidang ini tidaklah seketat  sekarang.

Alasan mengapa usahanya terus berkembang pesat dan berhasil menarik perhatian pembeli, ia memiliki cara tersendiri. Yaitu dalam proses pengecatan ia menggunakan cat kendaraan pada produk keramiknya.

Dalam kurun waktu satu tahun modal yang dimilikinya semakin terkumpul, ia mulai memproduksi dan memasarkan sendiri produk keramikny hingga ke Palembang dan Kalimantan. Saat itu ia memasukkan tiga orang karyawan di usahanya.Desa Citeko merupakan tempat dimana pak taufiq memesan tanah liat untuk bahan baku keramik produksinya.

Setelah bekerjasama dengan 5 toko, pak taufiq tidak lagi memasarkan produk keramiknya ke luar daerah dia hanya menjualnya ke toko tersebut.

Dari usaha keramik ini omset yang diraup pak taufiq per bulannya  sekitar Rp 150 juta , laba bersih antara 25%-30%. Bertambahnya jumlah karyawan yang saat ini mencapai 21 orang, pak taufiq per minggunya menghabiskan 1 sampai 2 ton tanah liat.

Pada awalnya, pak taufiq memiliki 4 industri rumahan khusus pembuatan keramik. Tetapi ketika dua orang anaknya membutuhkan biaya untuk sekolah akhirnya ia pun menjual rumah industrinya tersebut.

Tantangan dan rintangan ia lewati selama menjalani usahanya. Ia juga pernah dituduh menyebabkan polusi dan  pencemaran  lingkungan. Namun setelah bernegosiasi dengan matang akhirnya masalah itu bisa terselesaikan dengan baik. Dan ternyata dalam negosiasi orang-orang tersebut minta uang namun taufiq tak menghiraukannya.

Kisah ini patut kita jadikan sebagai inspirasi berwirausaha. Mochamad Taufiq ini adalah salah satu orang yang mampu menaklukan keadaan demi merintis usahanya. Pantang menyerah dan kerja keras, itulah kunci utamanya.

Sumber : andiazhari.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar