Rabu, 21 November 2012

Berbisnis Kaos Anak


Menjadi seorang pengusaha memang sudah terpatri di benak seorang Febrianti Sulistyorini sejak duduk di bangku kuliah. Dedikasinya yang tinggi terhadap ilmu yang diambilnya yaitu desain grafis, menginspirasinya untuk membuat sebuah bidang usaha kesukaannya tersebut. Menurutnya, berbisnis di bidang yang disukai pasti juga akan mendapatkan pengaruh yang positif bagi bisnis yang ia geluti. Dan dengan ilmu desain grafis yang ia kuasai, Febri sapaan akrabnya dapat menyalurkan semua bentuk kreativitasnya.
Dalam mengeksplorasi kreativitas, dia punya beberapa cara untuk mengembangkan hal tersebut. Salah satunya dengan memperbarui beragam informasi dari sosial media yang ada atau dapat terinspirasi dari segala hal baru yang ia temui. “Desain grafis itu unik, banyak ilmu baru yang dapat kita peroleh dari bidang ilmu tersebut. Di samping itu keinginan saya untuk membuat usaha di bidang garmen merupakan cita-cita saya semenjak duduk di bangku kuliah.  Saya sangat bersyukur Tuhan mengabulkan keinginan saya tersebut,” terang alumni Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya ini.
Meskipun tergolong baru dalam menekuni bisnis tersebut nyatanya pemilik kaos Cah Cilik ini mampu membuktikan kepada pasar dan penikmatnya bahwa kualitas produksinya tak kalah bagus dengan jenis garmen dari ‘luar’. Diakui Febri, sejauh ini bahan produksi yang dia gunakan masih impor. Meskipun bahan baku dalam negeri tak kalah bagus, namun dalam soal daya serap membuktikan bahwa kualitas masih menjadi pertimbangan orang dalam membeli busana atau pakaian jadi.
“Sebagai seorang pengusaha memang kita dituntut jeli melihat segala peluang yang ada. Begitupun dalam hal produksi, kita harus mengkalkulasi biaya produksi, salah satunya adalah pengalokasian penggunaan bahan baku produksi. Bila masyarakat lebih menyukai bahan baku dari impor kita perlu mengimpor bahan baku dari luar. Dulu pernah kita coba untuk memakai bahan baku dalam negeri tapi nyatanya permintaan produksi menjadi merosot,” tandasnya.
Saat ditanya mengapa memilih bidang usaha yang masih belum lazim ditekuni para pengusaha lainnya yaitu bersegmentasi pada kaos anak, Febri menuturkan bahwa dengan diferensiasi yang diusungnya, ia percaya akan berdampak baik pada usahanya ke depan, karena pelaku pasar yang masih sangat minim. Ia melihat tren dalam masyarakat adalah lebih menyukai segala sesuatu yang punya keunikan tersendiri dan berbeda dari yang lainnya. Dalam menjalankan bisnisnya ada beberapa trik yang dipegang teguh oleh seorang Febri antara lain tetap menjaga konsistensi, inovasi, spesialisasi, dan tidak pernah putus asa.
Sumber : jpmi.or.id

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar