Senin, 17 Desember 2012

Internet Marketing Seorang Gadis


Ladan Lashkari, seorang gadis Iran, baru berumur 20 tahun waktu dia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang dianggap mustahil di Iran. Ladan memutuskan untuk menjadi seorang internet marketer di negara yang menganggap wanita adalah warga negara kelas 2, di tengah-tengah himpitan embargo dari Amerika. Ini adalah kisah sukses seorang wanita muda ditengah tengah hambatan yang sangat ekstrem untuk sukses di bisnis internet marketing.

Situasi politik, ekonomi dan adat istiadat menjadikan belajar internet marketing menjadi sesuatu yang sangat tidak mungkin di Iran. Belum lagi Ladan adalah seorang wanita yang selalu dianggap hanya cocok untuk menjadi ibu rumah tangga.

Jika internet marketing adalah suatu pertandingan tinju, Ladan ibaratnya adalah seorang petinju yang harus bertarung dengan satu tangan diikat dibelakang.

Selain itu, ada masalah lain, kendala berbahasa Inggris yang merupakan bahasa yang digunakan dalam bisnis internet marketing. Ladan tidak dilahirkan di keluarga yang berbahasa Inggris, oleh karena itu dia mati-matian belajar bahasa Inggris. Sejak kecil Ladan bercita-cita menjadi seorang entrepreneur.

Keluarga dan teman-teman Ladan berusaha meyakinkan bahwa belajar internet marketing dan sukses adalah suatu yang “impossible” bagi warga negara Iran dan menjalankan bisnis ini adalah suatu kebodohan semata. Bayangkan betapa beratnya untuk dapat meraih sukses ditengah-tengah keluarga dan teman-teman yang terus memberikan energi negatif seperti ini.

Terjebak di tengah lingkaran keluarga dan teman yang sangat tidak mendukung, untungnya ayah Ladan akhirnya percaya kepadanya dan memberikan dukungan.

Pada umur 17 tahun, kurang lebih 1 tahun setelah Ladan memulai bisnis ini, akhirnya Ladan berhasil meluncurkan websitenya yang pertama. Sukses ini terus berlanjut sampai saat in dimana Ladan memiliki lebih dari 20 website yang menghasilkan uang terus menerus.

Perjalanan bisnis Ladan juga merupakan suatu perjalanan panjang yang penuh rintangan. Seperti diceritakan sebelumnya dengan begitu banyak rintangan politik, ekonomi, adat istiadat, kendala bahasa, Ladan pantang menyerah. Dia menghabiskan waktu berpuluh-puluh jam untuk menulis sales pagenya, karena memang bahasa Inggris bukan bahasa utama Ladan.

Waktu Ladan memulai bisnisnya, dia tidak dapat menggunakan kartu kredit. Ladan juga tidak bisa membuka rekening PayPal, padahal kartu kredit dan PayPal adalah syarat mutlak untuk sukses berbisnis internet.

Pada saat itu di Iran, tidak memungkinkan bagi siapapun untuk memiliki rekening dalam US$ . Selain itu, tidak mungkin bagi Ladan untuk bepergian keluar Iran untuk membuka rekening diluar negeri, apalagi mengikuti seminar internet marketing.

Diluar semua rintangan ini, lingkungan sekitar Ladan juga mencibir dan mengatakan bahwa internet marketing bukanlah suatu “bisnis”, ini hanyalah suatu penipuan dan sebagainya.

Sampai saat ini Ladan masih merasakan betapa pahitnya kenangan yang harus dilaluinya ketika memulai bisnis internet marketing.

Fakta bagi kita yang berada di Indonesia adalah sebagai berikut:

* Memiliki kartu kredit bukanlah suatu hal yang sulit
* Kita di Indonesia bisa mendaftar account Paypal
* Tidak ada larangan bagi kita untuk menerima kiriman uang dalam bentuk US$
* Tidak ada larangan bepergian keluar negeri di Indonesia
* Ada workshop belajar internet marketing secara rutin di Indonesia

Jika Anda menyadari betapa beruntungnya Anda dibandingkan Ladan, dan betapa kondisi Anda sekarang jauh lebih baik dari Ladan, TIDAK ADA ALASAN bagi Anda untuk tidak bisa sukses seperti Ladan Ashkari.

Anda bisa sesukses atau lebih sukses dari Ladan…..

Ladan menganggap bisnis internet marketing sebagai “jalan keluar” dari semua keterpurukannya di Iran.

“Tidak ada yang susah di bisnis internet marketing!” kata Ladan. “Ini adalah bisnis yang sempurna bagi mereka yang ingin kebebasan waktu dan financial – tanpa ada batasnya”

Jika Anda baru memulai bisnis ini, mungkin uang yang Anda hasilkan belum begitu besar – Jangan menyerah meskipun orang disekitar Anda mencibir. Inilah saat yang paling penting dimana Anda tidak boleh menyerah, melainkan terus maju dengan tekad bulat.

Hanya dalam hitungan 3 tahun, Ladan dengan tekatnya yang bulat, telah berhasil membuktikan dirinya menjadi seorang internet marketer yang sukses – sedemikian sukses hingga kisah suksesnya menjadi inspirasi internet marketer di seluruh dunia.

Salah satu kunci utama sukses Ladan adalah “List Building”. Ladan bahkan mengatakan “Tidak ada yang lebih dahsyat daripada membangun sebuah daftar nama yang sangat targeted dan responsif serta menjadikannya sebuah hubungan bisnis yang bersifat jangka panjang.”

Pada kisah ini ditulis, meskipun pendapatan bulanannya dari bisnis internet marketing yang hanya sebesar US$ 6,300 – kecil bila dibandingkan para superstar internet marketing yang bisa mencapai jutaan dollar per bulannya, ini adalah suatu pendapatan yang lebih besar dari 95% populasi di negaranya. Pendapatan ini jauh lebih besar daripada mereka yang sudah berpengalaman lebih dari 30 tahun.

Ladan percaya bahwa suksesnya terutama disebabkan oleh sifat gigihnya yang terus menerus dalam menghadapi semua rintangan. Kebanyakan orang berhenti beberapa meter dari garis finish – mereka menyerah pada detik-detik terakhir, padahal kemenangan sudah hampir di depan mata.

Di waktu luangnya, Ladan hanyalah seorang gadis normal yang menghabiskan waktu luangnya untuk membaca buku pengembangan diri, menonton film dan jalan-jalan dengan teman-temannya.

Ladan hanyalah seorang gadis normal dengan Impian Besar dan Sikap Positif. Dengan lebih dari 20 websites yang terus menghasilkan uang, Ladan juga aktif membantu orang di negaranya agar lebih percaya diri dan dapat mencapai kebebasan waktu dan financial.

Seperti yang dikatakan Ladan,” Jika seorang gadis semuda saya, tanpa pengalaman bisnis sama sekali, bukan seorang yang berbahasa Inggris, di negara yang tidak dapat mendaftar PayPal maupun kartu kredit dan tengah mengalami embargo dari Amerika – bisa sukses, maka TIDAK ADA ALASAN bagi anda untuk tidak sukses.” Ladan sukses karena dia tidak pernah menyerah.

Sumber : bisnisok2011.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar