Senin, 22 Oktober 2012

Bakso Malang Cak Eko Omzet Miliyaran

Siapa bilang dengan modal terbatas kita tidak mampu membangun sebuah usaha makanan?. Dengan tekad yang besar, kesabaran serta ketekunan tidak ada yang mustahil untuk diraih. Inilah yang telah dibuktikan Pria 36 tahun, Henky Eko Sriyantono atau akrab di sapa Cak Eko yang sukses dengan Bakso Malang Cak Eko.

Berawal dengan modal Rp 2,5 juta dan gerai kecil di sebuah foodcourt di Jatiwarna, Pondok Gede, Bekasi kini omzet Bakso Malang Cak Eko mencapai miliyaran rupiah. Namun diakui Cak Eko, hasil yang didapatkannya sekarang dilalui dengan perjuangan yang tidak mudah.

Cak Eko memulainya benar-benar dari nol dan telah puluhan kali merasakan jatuh bangun dalam membangun usaha. Berbagai usaha pernah digelutinya, sejak tahun 1997 sudah 11 jenis usaha ia lakoni  mulai dari multi level marketing (MLM), agrobisnis tanaman jahe, bisnis pakaian muslim, katering, bisnis barang-barang kerajinan, dan sebagainya. Namun semua usahanya itu selalu jatuh bagun dan hanya memberikan keuntungan yang tidak seberapa.

Sikap pantang menyerahlah yang menjadi modal utama lulusan teknik sipil ini dalam meraih kesuksesan. Pada akhir tahun 2005 Cak Eko memutuskan untuk berjualan bakso setelah melihat salah satu gerai bakso yang sangat ramai, saat melewati Bandara Soekarno-Hatta. Keinginannya membuka usaha bakso yang kian besar ditunjukkannya dengan kegigihannya membuat formula bakso yang cocok selama 3 bulan, kemudian sebagai uji cobanya Cak Eko meminta teman-temannya untuk merasakan bakso buatannya. Tak disangka ternyata sambutan baik dia dapatkan untuk bakso yang ia buat. Akhirnya dengan keyakinan yang penuh Cak Eko memberanikan diri untuk membuka gerai pertamanya di foodcourt kawasan Bekasi. Modal Rp 2,5 juta digunakannya untuk membeli mangkok, sendok-garpu, dan keperluan bakso lainnya.

Kisah Perjalanan
Setiap bulannya Cak Eko mengantongi paling tidak Rp 900.000, selama 6 bulan dari hasil keuntungan yang di dapatkannya kemudian Cak Eko membuka cabangnya yang kedua di Tamini Square, Jakarta Timur. Lalu 6 bulan berikutnya ia buka cabang lagi di Surabaya.
Pada saat akan membuka cabang yang keempat, ia berpikir kapan ia bisa menikmati hasil kerja kerasnya. Akhirnya ia menemukan cara lain untuk mengembangkan usaha yaitu dengan cara mewaralabakan baksonya.

Ternyata cara itu cukup manjur, konsep bakso yang ditawarkan sangat mudah dilakukan. Cak Eko membuat bumbu yang dikeringkan dalam kemasan untuk kuah baksonya. Jadi mitra tidak perlu susah dalam meracik bumbu, cukup menaburkan bumbu kering tersebut ke dalam air panas, maka jadilah kuah bakso yang memiliki cita rasa tersendiri. Baksonya pun ia buat dalam bentuk nugget beku, sehingga mitra tinggal membuatnya menjadi bakso dalam bentuk kembang dan menggorengnya. Cak Eko pun menjamin bahwa bakso miliknya bebas bahan pengawet.

Kesuksesan yang kini telah diraihnya, tidak membuatnya cepat berpuas diri. Cak Eko yang sukses ciptakan Cak Eko Group Manajemen, dan melalui manajemennya tersebut ia membuat pengembangan di bidang usaha makanan. Selain Bakso Malang Cak Eko, ia membuat juga Soto Ayam Kampoeng Suroboyo “Jolali”, Ayam & Bebek Goreng Sambel Bledeg “Cak Tri”, Bakmi Jogja Mbah Tarmo, Pecel Pincuk Madiun Srimping dan Cendol Desa.

Saatnya Anda temukan ide-ide yang akan mampu mengantarkan pada sebuah kesuksesan. Dengan kesabaran, ketekunan serta keyakinan pada sebuah kesuksesan maka kesuksesan itu akan Anda dapatkan. Semoga kisah sukses Bakso Malang Cak Eko ini mampu menginspirasi Anda, sebagai kisah sukses selanjutnya. Salam sukses.

Sumber : usahamakanan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar