Rabu, 12 September 2012

Kisah Seorang Anak Tukang Becak yang Sukses

Cabang angkat besi menjadi penyumbang medali pertama bagi Indonesia.

Adalah Eko Yuli Irawan lifter berusia 23 tahun ini yang memperoleh perunggu pada kelas 62 kg, Senin 30 Juli.

Eko lahir dari keluarga yang pas-pasan. Ayahnya bekerja sebagai pengayuh becak dan ibunya sebagai pedagang sayur.

Namun karena prestasinya sebagai lifter, Eko telah mengubah perekonomian keluarganya.

Ketertarikannya terhadap angkat besi ketika ia melihat beberapa orang berlatih angkat besi di sebuah klub di daerahnya. Saat itu usianya sekitar 12 tahun.

Di bawah asuhan Suryono dan Johni, Eko memulai merajut karirnya. Sehingga mendapatkan tiket bermain di level yang lebih tinggi.

Prestasi internasionalnya dimulai ketika mengikuti Kejuaraan Dunia pada 2006 di Santo Domingo, Republik Dominika. Eko berhasil menempati peringkat 8.

Setahun setelahnya, masih di Kejuaraan Dunia tapi kini Di Chiang Mai, Thailand, Eko meraih dua perunggu.

Masih di tahun yang sama, secara mengejutkan Eko menyabet emas dalam Kejuaraan Dunia Yunior di Praha, Republik Ceko, 2007, dan terpilih menjadi lifter terbaik.

Tahun 2007 sepertinya menjadi tahunnya Eko. Ia juga berhasil menyabet emas dalam Sea Games di Thailand.

Pada tahun 2008, Eko kembali mengoleksi medali. Satu emas di PON XVII, Kaltim; Perak di Kejuaraan Asia, Kanazawa, Jepang dan perunggu di Olimpiade Beijing.

Ini adalah bukti banyaknya potensi atlet dunia di Tanah Air yang belum tergali. Sebuah PR besar bagi bangsa ini untuk menemukan bibit emas dalam dunia Olahraga.


Sumber : http://v-sualisasi.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar